Koboi Jalanan: Kerasnya belantara ibukota
by rfdc,
at 9:52 am
Jakarta | permalink | rss
Kejadiannya ketika kita baru landing di cengkareng pulang honimun episod 2. Kita lg nunggu di konter taksi express, nunggu taksi express yg mo nganter plg ke ciomas. Suasana bandara sangat-sangat hiruk pikuk. Penjemput yg menjemput sodara/rekan yang baru mendarat..
Terlihat ada salah satu penjemput yang menjemput keluarganya… memberhentikan mobil plat merah yang dikenadarainya di depan tempat parkir (konter) taksi-taksi. Salah satu anggota keluarga yang dijemputnya adalah perempuan berusia lanjut yang menggunakan kursi roda. Ternyata dibelakang mobil plat merah tersebut, ada 1 taksi yang ingin masuk ke tempat parkiran konter taksinya. Merasa tempatnya dihalangi, si taksi membunyikan klakson berkali-kali. Mobil plat merah tetap tak bergeming, menunggu anggota keluarganya yang menuju ke mobil tsb. Konter taksi tersebut sebenarnya tidak terhalangi seluruhnya, ada celah yang bisa dimasukki taksi untuk bisa parkir di konterny, tetapi memang agak sulit jika mobil tersebut menghalangi. Akhirnya si sopir taksi mencoba memarkirkan taksinya, tapi dengan cara menggerung-gerungkan taksi tsb ketika akan parkir.
Sopir mobil plat merah menyadari hal itu, tiba-tiba turun dari mobilnya menuju taksi. Sopir tersebut sepertinya anak/sodara pemilik mobil plat merah tsb (dari tampangnya gk kyk supir dan sepantaran lah ama rifky) sambil jalan dia berkata-kata dan menunjuk-nunjuk ke arah anggota keluarganya yang berkursi roda, ingin agar si sopir taksi mengerti dia sedang menaikkan anggota keluarganya yang berkursi roda. Supir mobil plat merah terus mendekati supir taksi yang masih di dalam taksi nya, lalu buk!!! dia menonjok si supir taksi melewati kaca taksi yang terbuka.Petugas konter taksi dan sekurity bandara berhamburan mendekati dan melerai aksi koboi-koboian tsb.
Kita siy senyum-senyum aja ngeliat hal itu. Mencoba sedikit beranalisa, tampaknya si mobil plat merah memberhentikan kendaraannya tidak pada tempatnya. Hanya sekitar 10 meter dari tempat dia berhenti, ada tempat berhenti khusus untuk menaik/turunkan disable people. Dan tempat tersebut kosong loh….
Yang pasti kejadian kyk gini gk bakalan terjadi kl kita berlaku adil…Koq adil?? soalnya dulu waktu SD pernah belajar definisi adil: menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Tak lama aksi koboi tersebut selesai, aktivitas kembali rutin seperti semula..taksi express yang dinanti tiba…pulang lah kita untuk menikmati honimun-honimun selanjutnya.. ![]()

No comments at the moment.
Add a comment